Tampilkan postingan dengan label Harga iPhone 5 turun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harga iPhone 5 turun. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juli 2013

Inilah penyebab leletnya akses internet

 
Dalam dua minggu terakhir, pengguna internet di Indonesia merasakan akses komunikasi data tersebut sangat lambat, bahkan sering putus di tengah jalan.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sammy Pengerapan, akses yang lambat itu karena kapasitas jaringan backbone yang ada sudah tidak bisa menampung kebutuhan bandwidth pengguna di Indonesia.

"Apalagi ditambah dengan putusnya sejumlah kabel di perairan Bangka Belitung. Ini mengurangi kapasitas sangat signifikan, sehingga wajar bila akses internet dari semua operator terkena imbasnya," katanya kepada merdeka.com, Senin (8/8).

Menurut dia, kurangnya kapasitas internet ini sangat berpengaruh pada pemberian layanan internet service provider (ISP) kepada pelanggannya, dan menyebabkan banyak pelanggan ISP yang menjadi anggota APJII mengeluhkan leletnya akses akhir-akhir ini.

Sammy berharap perlu adanya dukungan operator dan pemerintah untuk membangun jaringan backbone baru guna mengatasi kekurangan bandwidth di Indonesia. Operator dan Kominfo, tambahnya, juga perlu menjalin kerja sama dengan aparat terkait guna menjaga kabel optik di dalam laut.

Berdasarkan data APJII, jumlah pengguna internet di Indonesia hingga akhir tahun lalu saja sudah mencapai 65 juta orang, dan akhir tahun ini diprediksi mencapai 80 juta orang. Jumlah itu belum termasuk pengguna ponsel yang juga memanfaatkan bandwidth internet yang saat ini jumlahnya mencapai 220 juta pelanggan.

Kominfo sendiri sebenarnya sudah melakukan koordinasi untuk melindungi kabel laut, terutama di perairan Bangka Belitung yang menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo Gatot S. Dewa Broto sudah enam kali dicuri sejak tahun lalu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemda setempat, pihak aparat AL, polisi air, dan Balmon setempat guna mengurangi kasus pencurian kabel optik di lokasi tersebut," ujarnya

sumber :  http://www.merdeka.com/teknologi/inilah-penyebab-leletnya-akses-internet-dua-pekan-terakhir.html

Minggu, 07 Juli 2013

Nasib Indar dan internet Indonesia



Setelah menjalani sidang lebih dari enam bulan, bila tak ada aral melintang vonis hakim akan dijatuhkan besok pagi, Senin (8/7) terhadap terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan frekuensi 3G antara Indosat dan IM2.

Meski terlihat hanya dijatuhkan pada Indar Atmanto, namun pada hakekatnya apapun vonis yang akan dijatuhkan kepadanya akan menentukan masa depan industri internet di Indonesia.
Bila vonis yang dijatuhkan adalah bersalah, maka hal tersebut dinilai jadi preseden yang buruk, karena 280 internet service provider (ISP) yang memiliki pola kerja sama seperti IM2 juga akan dianggap bersalah menggunakan pita 3G tanpa bayar biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi.
Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Nonot Harsono, mengatakan majelis hakim memiliki jauh lebih banyak alasan untuk membebaskan Indar Atmanto dibanding alasan untuk menyatakan dia bersalah.

"Alasan untuk menyatakan bersalah hanya satu, yaitu hakim mengikuti pola pikir JPU yang mengira IM2 menggunakan frekuensi menurut logika sendiri, bukan konteks UU Telekomunikasi," ujarnya dalam pernyataan tertulis, Minggu (7/7).
Sedangkan alasan untuk membebaskan terdakwa IA ada enam poin, pertama, fakta bahwa kasusnya memang tidak ada. Kasus, tambah Nonot, hanya sangkaan yg muncul karena salah persepsi.
Menurut dia, IM2 yang memanfaatkan jaringan seluler milik Indosat dipersepsikan keliru sebagai menggunakan pita frekuensi, sehingga hakim bisa menyatakan bahwa tidak ada kasus dan Indar Atmanto bebas tanpa syarat.

Alasan kedua, adalah fakta bahwa substansi perkara selama sidang tipikor adalah memperdebatkan maksud dari menggunakan pita frekuensi dengan pertanyaan utama apakah IM2 menggunakan frekuensi?
"Pengadilan sama sekali belum mengadili apakah Indar Atmanto telah melakukan Tipikor, sehingga hakim bisa menyatakan bahwa ini adalah pengadilan iM2, bukan pengadilan terdakwa Indar," ungkapnya.
Ketiga, fakta bahwa substansi perkara adalah sangkaan/tuduhan tindak pidana telekomunikasi yang menurut UU adalah merupakan kewenangan regulator/ kemkominfo untuk menentukan apakah seseorang atau badan usaha telah bersalah. Sehingga, tambahnya, hakim bisa mengatakan bahwa ini urusan tipiTEL, bukan ranah Tipikor.

Keempat, fakta bahwa yg dituduh bersalah adalah IM2 dan Indosat, dua korporat yang mengikat kerja sama. Maka, tambah Nonot, bagaimana mungkin memvonis 1 orang/ mantan dirut, sedangkan dua korporasi itu sedang dalam penyidikan, sehingga hakim bisa menyatakan bahwa ini salah urutan atau salah pihak atau kurang pihak atau error in persona dan Indar Atmanto dibebaskan.
Kelima, fakta bahwa JPU telah mengubah dakwaan dari yang semula secara tegas menyatakan terjadi penggunaan bersama pita frekuensi radio oleh IM2 dan Indosat, lalu diubah menjadi Indosat memberi akses penggunaan pita kepada pelangggan IM2, lalu dari kalimat ini JPU mendakwa IM2 menggunakan pita frekuensi Indosat.
Maka, tambahnya, jelas bahwa selain telah mengubah dakwaan dari perbuatan menggunakan bersama menjadi menggunakan saja, JPU juga mengalihkan terdakwa yang semula IM2 menjadi Indosat dan pelanggan IM2. Menurut KUHAP, kata Nonot, pengadilan bertugas mengadili apa yg didakwakan di awal. Bila dalam surat tuntutan ternyata dakwaan berubah, tambahnya, maka tentu JPU harus menarik kasus dan menyusun sangkaan baru, sehingga hakim bisa menyatakan kasus ini batal demi hukum karena dakwaan telah berubah.

"Jaksa saat ini sedang menyidik 2 korporasi dan tiga tersangka yang sama persis dengan Indar Atmanto yang mau di-vonis besok. JPU menuntut Indar yang karena mantan Dirut IM2, dia harus dipenjara 10 tahun ditambah denda 500 juta dan Rp 1,3 triliun harus dibayar oleh Indosat dan IM2. JPU mendakwa IM2 merugikan negara Rp 1,3 triliun, lalu meminta hakim memutus Indosat turut membayar," keluhnya.

Selain tuntutan ini membingungkan, karena Indosat sudah melunasi BHP-frek dari pita frek yang dipersoalkan oleh JPU, tuntutan ini, tuturnya, jelas menuntut dua korporasi yang sekarang sedang disidik. Artinya, katanya, sebenarnya kejaksaan tidak perlu lagi melanjutkan penyidikan karena tuntutan untuk dua korporasi itu sudah digabung dalam pengadilan ini, dan JPU yang penyidik tidak perlu memaksakan untuk menyidik tiga orang mantan direktur karena perannya persis sama dengan Indar Atmanto.

Maka Hakim bisa melihat kebingungan JPU yang juga penyidik yang hanya menjadikan para hakim buang tenaga dan mempertaruhkan kehormatan hakim. Kasus yang seharusnya satu, dipecah menjadi enam kasus, semuanya tentang apakah menggunakan pita frekuensi atau tidak. Maka, tambahnya, hakim bisa menyatakan bahwa sungguh dakwaan dan tuntutan JPU sangat kabur dan jauh dari Tipikor.

sumber :  http://www.merdeka.com/teknologi/nasib-indar-dan-internet-indonesia-diputuskan-besok.html

Sabtu, 06 Juli 2013

HTC meroket? Belum tentu!

HTC meroket? Belum tentu!


Keuntungan HTC meroket? Belum tentu!

HTC diketahui telah merilis data keuangannya pada kuartal kedua tahun ini yang menunjukkan peningkatan yang luar biasa dibanding kuartal pertama.

Seperti yang dilansir Phone Arena (5/7) tercatat bahwa HTC di kuartal kedua ini berhasil meraup keuntungan sebesar USD 41,6 miliar atau sekitar Rp 423 miliar.

Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa HTC mengalami kenaikan sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 10,1 triliun dari kuartal pertama tahun ini.

Akan tetapi, yang harus diingat adalah HTC masih berada dalam kondisi sulit. Apabila dibandingkan dengan kuartal kedua tahun 2012 lalu, keuntungan HTC justru anjlok hingga 83 persen!

Diketahui dari sumber tersebut HTC mengalami penurunan USD 600 juta dolar atau sekitar Rp 5,9 triliun. Bahkan diprediksi hingga kuartal ketiga nanti, HTC masih akan mengalami kesulitan ekonomi meski banyak mengeluarkan produk baru.

sumber : http://www.merdeka.com/teknologi/keuntungan-htc-meroket-belum-tentu.html

Jumat, 05 Juli 2013

Pengguna Android, waspada!

 
Ternyata permasalahan NSA dan PRSIM masih terus berlanjut sampai sekarang. Kali ini ada satu laporan yang katakan bahwa badan intelijen Amerika Serikat itu sedang menggali data dari Android.

Berita menyoal penyadapan oleh National Security Agency (NSA) terhadap banyak perusahaan besar dengan tujuan untuk memerangi teroris dan kriminalitas melonjak pesat sejak seorang yang bekerja di dalamnya bernama Edward Snowden membocorkan banyak hal tentang badan intelijensi Amerika Serikat itu.

Walaupun perusahaan-perusahaan yang dituding telah 'menjual' data penggunanya ke NSA telah melakukan sanggahan dan membantah keterlibatan mereka, namun sampai kini tidak ada satu dari perusahaan tersebut yang memberikan bukti konkrit bahwa mereka benar-benar 'bersih.'

Kali ini ada satu kabar yang diangkat oleh Android Authority (04/07), yang mengatakan bahwa NSA ternyata juga 'menanamkan' penyadap di operating system besutan Google, Android.

Sebelum kasus penyadapan ini beredar luas, pada bulan Januari 2012 lalu, NSA telah berhasil membantu tim Android-Google untuk menutup celah keamanan yang dimiliki oleh Android.

Namun, dari bantuan yang diberikan oleh badan Amerika Serikat itu, NSA ternyata secara diam-diam menyisipkan beberapa kode di dalam Android versi terbaru yang kini digunakan oleh Galaxy S4 dan HTC One yaitu Android 4.2.x Jelly Bean.

Apabila berita yang beredar benar, maka pengguna Android wajib khawatir karena mulai dari data berupa chatting dengan menggunakan aplikasi chat, SMS, log telepon sampai dengan data-data pribadi dan penting lainnya dapat diakses secara langsung oleh pihak NSA.

Sebagai tambahan pemikiran, apabila tidak ada tendensi ketika membantu menutup lubang keamanan di Android, kenapa pihak NSA tidak berupaya membantu operating system mobile lain seperti iOS contohnya.

Di tahun 2012 lalu, iOS juga dikabarkan sempat bobol beberapa kali dan data penggunanya juga kabarnya banyak yang berhasil dicuri. Namun, kenapa NSA tidak membantu Apple untuk menutup celah keamanannya?

sumber :  http://www.merdeka.com/teknologi/pengguna-android-wajib-waspada.html

Esia rilis MAXtouch 5.3


Esia selaku operator telekomunikasi berbasis CDMA EVDO bersama sama dengan PT Mitra Komunikasi Nusantara (MKN) menghadirkan ponsel pintar Android, MAXtouch 5.3.
Dengan didukung layanan data yang memiliki kuota besar dari Esia Max D ini membuat para penggunanya semakin eksis di jejaring sosial.
Berdasarkan dari data internal, yang mana Indonesia termasuk negara terbesar pengguna situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.
Sekitar 51 juta orang Indonesia memiliki akun Facebook dan sekitar 19,5 juta orang di Twitter. Akses yang digunakan selain PC adalah dari Android, iOS dan BlackBerry.
"Melihat fenomena jejaring sosial yang berkembang pesat tentunya Esia harus menjawab perilaku masyarakat umumnya serta pelanggan khususnya dengan memberikan kenyamanan menggunakan internet dengan jaringan yang stabil, kuota yang besar bonus yang banyak serta menguntungkan ditambah dengan gadget yang mumpuni," kata Eka Anwar, Director & Chief Marketing Officer Esia di acara Launching MA Xtouch 5.3, Kamis (4/7).
Hal tersebut, tambahnya, yang mendasari Esia mengeluarkan campaign Ultimate Eksis Bareng MAXtouch 5.3 ini.
Menurut Eka, kenyamanan dalam menggunakan internet dan berjejaring sosial dengan Esia Max D yang menyediakan jaringan yang stabil dengan hanya seharga mulai dari Rp 10 ribu memberikan kecepatan hingga 3.1 Mbps di semua paket internetnya dan kuota terbesar hingga 35 GB.

sumber :  http://www.merdeka.com/teknologi/andalkan-fitur-social-media-esia-rilis-maxtouch-53.html

Varian baru Oppo Find 5


Baru-baru ini vendor asal China, Oppo merilis varian baru dari Find 5 dengan prosesor Snapdragon 600.

Seperti yang dilansir Phone Arena (3/7), Oppo Find 5 versi Snapdragon 600 ini membawa kemajuan dengan meningkatkan CPU empat inti Krait 300 yang mengusung clock 1,7GHz.

Seperti yang diketahui, Oppo Find 5 sebelumnya hanya menggunakan prosesor Snapdragon S4 Pro 1,5GHx Krait serta GPU Adreno 320 dengan 64 ALU (Arithmetic Logic Unit).

Meskipun ditenagai oleh prosesor baru, namun spesifikasi lainnya yang ada pada smartphone ini tetap sama dengan versi sebelumnya. Hanya saja, sistem Android yang berjalan di dalamnya telah terupdate dengan 4.2 Jelly Bean.

Uniknya, harga yang ditawarkan Oppo untuk satu unit Find 5 masih sama dengan harga sebelumnya.


 sumber :  http://www.merdeka.com/teknologi/varian-baru-oppo-find-5-bertenaga-snapdragon-600.html

Nokia EOS/ Lumia 1020

  

Nokia EOS atau Lumia 1020 kembali menampakkan wujudnya internet.

Seperti dilansir Phone Arena (3/7) gambar yang berasal dari @evleaks ini menunjukkan bahwa tampilan yang diusung oleh perangkat ini masih kental terlihat mirip Nokia Lumia pada umumnya.

Perangkat ini diharapkan akan dibawa Nokia dalam gelaran acara yang akan dihelat pada 11 Juli mendatang di New York.

Menurut kabar, Nokia EOS atau Nokia Lumia 1020 ini akan mengusung kamera dengan sensor 41MP. Dengan begitu Nokia akan siap tampil 11 Juli mendatang menantang unggulan Sony i1 Honami dan Samsung Galaxy S4 Zoom yang sama-sama mengedepankan fitur kamera.

Benar atau tidaknya wujud perangkat tersebut, kita bisa melihat kebenarannya pada 11 Juli mendatang.


sumber : http://www.merdeka.com/teknologi/nokia-eos-lumia-1020-menampakkan-diri-di-alam-maya.html

Harga iPhone 5 turun


Handset iPhone 5 mengalami pemotongan harga di beberapa toko online besar di Amerika Serikat seperti Walmart dan Best Buy.

Dikabarkan PhoneArena (22/6), iPhone 5 di Walmart malah mengalami pemotongan harga sekitar USD 60 atau Rp 590 ribu.

Berdasarkan lansiran tersebut, Walmart bahkan berani memberikan promo berupa penukaran handset iPhone 4 atau 4S dengan handset iPhone 5 secara gratis dengan syarat pembeli harus menandatangani kontrak selama dua tahun dengan operator seluler AT&T.

Diskon besar-besaran pada perangkat iPhone ini sendiri memang jarang dilakukan pihak Apple atau toko retailer resminya. Sehingga pemotongan harga ini menimbulkan perkiraan bahwa hal itu merupakan salah satu langkah untuk mengantisipasi penurunan penjualan handset iPhone 5 menjelang dan setelah meluncurnya handset iPhone 5S.

Atau dengan kata lain, pemotongan harga ini merupakan salah satu indikasi akan segera keluarnya handset iPhone 5S yang diprediksi akan mengusung spesifikasi seperti layar 4 inci, prosesor A7 yang lebih cepat, dan sensor kamera yang lebih baik dari handset iPhone 5.

Sumber :  http://www.merdeka.com/teknologi/harga-iphone-5-turun-indikasi-iphone-5s-segera-meluncur.html